Mengambil bpkb di adira
Daily life

Cara Mengambil BPKB Di Adira Finance Pekalongan

Beberapa waktu lalu aku iseng ngambil kredit motor Honda Beat. Meski motor tersebut atas nama aku sendiri, si penanggung cicilan adalah orang tua. Bukan mereka yang bayar cicilan tiap bulan kok, ya kali…sudah gede beli motor dibayarin. Aku yang kerja di luar kota membayar cicilan via indomaret atau alfamart biar lebih ringkes. Ketika semua sudah lunas, tiba saatnya ngambil BPKB dong. Aku pikir bakal lancar dan cepat, eh ternyata mengambil BPKB di Adira Finance Pekalongan ini penuh drama alias ribet serta butuh kesabaran.

Drama Mengambil BPKB

Pagi itu aku yang masih jetlag akibat perjalanan dari Jakarta ke Pekalongan via kereta mendatangi kantor Adira yang berada di jl. KH. Mas Mansyur atau Bendan tepatnya. Seorang mba-mba berhijab menyambut dan menanyakan keperluanku.

Cs: Selamat pagi mba ada yang bisa saya bantu?
Me: Mau ambil BPKB mba
Cs: Bawa bukti bayar terakhir ngga?
Me: Engga mba
Cs: Ooh..ini pemohonnya atas nama bapak xxx (menyebut nama orang tuaku).
Me: Betul mba, pemohon kredit adalah orang tua, tapi beliau tidak hadir saat ini
Cs: Maaf mba, yang mengambil BPKB harus pemohon kredit atau kalau engga, pakai surat kuasa.
Me: Oh gitu, oke…terima kasih ya mba.

Semua terasa wajar dan benar, aku memang belum tahu tata caranya kan. Berniat untuk pulang, seorang mba-mba yang beda lagi mencegat aku dekat pintu.

Oknum: Mba mau ambil BPKB kan?
Me: Iya mba, tapi atas nama bapak saya, dan harus pakai bukti bayar terakhir. Bukti bayarnya masih di Jakarta…jadi ngga bisa sekarang
Oknum: Bisa ko mba, bapaknya besok kesini saja bawa KTP dan fotokopi STNK.
Me: Masa sih mba? Serius?
Oknum: Iya mba, besok kami buka sampai jam 2 ya.
Me: Oke siap..makasih mba.

Keesokan harinya, orang tua ku datang ke Adira Pekalongan dengan membawa surat-surat yang diminta yaitu KTP dan fotokopi STNK. Kebetulan pagi itu kota Pekalongan hujan lebat sedari pagi, jadi perjuangan banget dari kabupaten ke Bendan.

Sesampainya di Adira, Bapakku ditolak mentah-mentah. Kebetulan aku sudah kembali kerja di luar kota. Bapak menelpon saat itu juga dong ke aku untuk konfirmasi informasi kemarin. Pengambilan BPKB tetap harus menyertakan bukti pembayaran terakhir.

Aku yang emosi jiwa di balik gagang telpon meminta berbicara langsung dengan customer service di Adira, tapi mbaknya menolak. Yasudah, bapak pun pulang dengan tangan kosong.

Aku yang masih kesal, menelpon langsung ke CS Adira untuk mengkonfirmasi persyaratan pengambilan BPKB. Selain itu juga nitip pesan agar karyawan Adira yang memberikan info hoax itu diberi teguran. Sebagai nasabah, aku berada dalam titik kecewa paling tinggi mengingat bapak yang harus menembus hujan segala.

Dokumen syarat mengambil BPKB

Ada aturan yang berbeda jika yang mengambil BPKB adalah bukan pemohon kredit. Berikut ini dokumen yang harus disiapkan:

  1. Fotokopi KTP pemohon dan pengambil
  2. Surat kuasa bermaterai Rp 6000
  3. Bukti pembayaran terakhir

Jika pemohon sendiri yang mengambil BPKB, yasudah surat kuasanya ngga usah dibawa. Sebenarnya aku ngga ngerti sih kenapa musti pakai bukti pembayaran terkahir. Bukannya kita sekarang sudah tersistem semua? Kita juga punya nomor kontrak sebagai nomor rekening kan? tapi bukti pembayaran terakhir adalah syarat mutlak.

Jika pemohon kredit meninggal dunia, perlu ada kartu keluarga segala lho serta surat keterangan kematian dari kelurahan.

Biar lebih jelas, bisa cek sendiri frequently ask question ke website Adira Finance  supaya tidak terpedaya info hoax. Setelah kredit kendaraan lunas, segera ambil BPKB deh biar bisa bayar pajak online lewat samsat drive thru.

Baca : cara pembayaran pajak lewat samsat online drive thru Pekalongan

Oiya mengambil dan mengurus BPKB di Adira Finance tidak dipungut biaya, semua gratis. Yang sabar saja, karena kemarin itu pas ngambil aku sampai hampir sejam di kantor Adira Finance Pekalongan. Padahal ngga ada yang antre lho, hmm mungkin memang perlu pengecekan data-data ya. Kantor Adira Pekalongan untungnya ber AC meski ngga ada TV, minuman gratis dan wifi seperti di bengkel kalau service motor. Mudah bukan cara mengambil BPKB? Iya mudah asalkan semua syarat sudah lengkap.

2 Comments

  1. Biasanya kalau kendaraan pertama gitu..nanti kalau kendaraan ke 2..ke 3..dan udah mulai kenal sama petugasnya biasanya yg ngambil bisa siapa aja.. asal udah dikenal baik..

    1. Kok gitu ya, apalagi mukaku kliatan kayak anak smp polos gt mungkin. Coba muka sosialita wkwkkw

Leave a Reply

Required fields are marked*