Food, Oleh-oleh, Pekalongan, Traveling, wisata Pekalongan

Kecap Pulau Djawa Yang Legend

Kecap Pulau Djawa – Sebentar lagi idul adha, kambing dan sapi siap diqurbankan. Bicara soal qurban, yang terbayang pertama kali adalah hidangan menggugah selera. Hmm,,,harusnya memang bukan itu ya esensi dari qurban. Sate merupakan kuliner sehari-hari, tapi rasanya jadi istimewa saat dinikmati di hari raya idul adha. Hampir seluruh muslim di dunia khususnya Indonesia mengolah daging menjadi sate. Mau itu sate kambing atau sate sapi, menurutku sih paling nikmat disantap dengan sambal kecap. Kecap yang cukup legendaris adalah kecap cap pulau Djawa.

Sate sambal kecap

Di Pekalongan, baik sate kambing, kerbau atau sapi disajikan dengan sambal kecap serta bawang merah. Baru ketika merantau, saya menemukan hal lain. Sate kambing bumbu kacang. Hehehe agak aneh ah, kecap paling juara.

Kecap pulau jawa, sate kambing, pekalongan
Sate kambing sambal kecap

Kuliner berkecap yang lain

sepertinya orang Pekalongan memang akrab dengan kecap. Nasi goreng, tumis-tumisan, soto, dan kuliner lainnya hampir semua diberi kecap. Hasilnya, citarasa yang dihasilkan lebih gurih dan tampilannya menggoda.

Kecap Pulau Djawa

Saya cukup sering lewat jalan salak kota Pekalongan, tapi baru beberapa waktu belakangan ini saja memperhatikan. Ada sebuah toko dengan botol kecap cukup besar di dalamnya. Eh jadi keingat botol kecap raksasa yang di puncak pass Bogor.

Kecap pulau djawa, pekalongan, oleh-oleh Pekalongan
Kecap pulau djawa

Toko tersebut ternyata adalah pusatnya kecap pulau djawa yang legendaris di Pekalongan. Kecap ini termasuk oleh-oleh yang unik lho selain batik. Kok legend? Yaiyalah udah ada sejak tahun 60an. Di tokonya, tidak hanya ada kecap sih…tapi juga ada tauco pulau jawa.

Kecap dan tauco pada dasarnya sama sih, diolah dari kedelai. Dan dua bumbu ini termasuk yang khas di masakan-masakan Pekalongan. Saya tidak tahu persis cara pembuatan tauco dan kecap, yang pasti dua bahan pangan itu terbuat dari kedelai. Tauco dihasilkan dari fermentasi kedelai yang direndam. Sedangkan kecap adalah air rendaman kedelai tersebut. Tauco itu ibarat kedelai busuk yang bisa bertahan bertahun-tahun dalam tong-tong tanah liat. Baunya busuk? Iya sih…tapi rasanya enak.

Kalau kamu makan di warung-warung bakso Pekalongan, kemungkinan besar akan menemukan kecap berlogo pulau jawa ini.

Branding kuat

Menurutku, tanpa branding yang kuat sebuah produk sekelas kecap tidak akan bertahan lama. Apalagi gempuran produsen besar baik nasional maupun internasional.

Kecap Pulau Djawa sudah mengakar dalam budaya kuliner masyarakat Pekalongan secara turun-temurun. Saat ini telah masuk generasi ke-3 lho, dan dari dulu logonya masih tetap sama.

Rasanya bagaimana?

Saya bukan ahli kuliner, membedakan rasa kecap tentunya sulit. Ya…sama saja, tapi kalau soal value di dalamnya (tradisi, legenda) tentunya membuat masakan akan terasa lebih sedap.

Mungkin ada yang merasa aneh menjadikan tauco sebagai lauk, tapi ya beginilah budaya warisan nenek moyang dari Tionghoa. Lho memangnya saya Tionghoa? Nggak tahu deh, mungkin sudah berdarah campuran.

Oleh-oleh khas

Ngga rugi lho kalau kamu yang datang dari luar kota mau menjadikan kecap dan tauco sebagai oleh-oleh. Duuuh…kamu tau ngga, tauco mentah dikasih cabai sama sedikit garam itu enak banget buat dicocol nasi hangat? Barangkali ada yang mau bikin sate kambing cocol sambal kecap? yuuuk.

Kecap pulau djawa, pekalongan, oleh-oleh Pekalongan
Tauco pulau djawa

Lokasi

Kecap dan tauco pulau djawa sebenarnya bisa dijumpai di pasar-pasar di Pekalongan. Akan tetapi, kalau kamu mau ke pusatnya bisa ke jalan Salak ya. Ini peta lokasinya, mudah ditemukan karena terletak di pinggir jalan besar.


Tulisan: inayah | Foto: Irkham Nz

 

15 Comments

  1. niaharyanto

    Aku suka banget tauco. Dimasak sama cabe ijo. Dan lalu dimakan sama nasi ngebul, wuih… nambah terus deh makannya. Eh btw, tauconya beda ya dari tauco Cianjur. Gimana rasanya tuh? Penasaraaaaan… 😀

    1. ya Alloh sedapnyaa….

      nah itu dia teh,, aku belum pernah nyoba tauco Cianjur yang terkenal itu

  2. belum pernah nyobain.. sampai ke riau ga ptoduknya ya..he2

  3. belum pernah nyobain.. sampai ke riau ga ptoduknya ya..he2

    1. bisa beli online kayaknya mba,,heheh..kemarin nyari di farmers market sama giant Bekasi ngga ada

  4. Soal kecap iya memang biasanya rasanya beda2…cuman bingung juga jelasinnya…hahaha…

    1. nahh iya,,apalagi kalau sudah nyampur bumbu lain

  5. langsung aja teh..hayu..ah

    nah iya katanya beda, mungkin kalau pantura ada asin-asinnya gitu wkekke

  6. Kecap berkualitas emang bikin eman2 klo gak dibawa pulang ya mbak hehe TFS 🙂

  7. Ada oleh2 kecap dan tauco ya, baru taunya khas Pekalongan batiknya aja..nambah wawasan..mau dong tauconya 🙂

    1. Iya ada…anti mainstream ya oleh2nya. Sokk atuh monggo dicoba

  8. aku gak suka kecap tapi doyaaan taucoo.., brarti wajib banget beli itu kalo lagi di sana yaa..

    1. Hmmm sedapnyaa…

  9. Hemm….paling enak lagi makanya tempe mendoan,sabel kecap pulau jawa sego megono…hemmm lezittt

  10. Di Palembang, ada kecap yang terkenal banget, namanya kecap Bulan. Legendaris hehehe, gak hanya sekadar kecap, tapi bersejarah.

Leave a Reply

Required fields are marked*