pasar senggol, pasar pekalongan
Oleh-oleh, wisata Pekalongan

Pasar Terkenal Di Pekalongan

Ada mall di Pekalongan? Kalau yang dimaksud adalah pasar modern dengan tangga jalan, itu ada. Bahkan bioskop juga ada kok hehhe. Tapi ya jangan dibandingkan dengan mall atau bioskop di kota besar ya. yang penting, masyarakat Pekalongan ngga kekurangan tempat untuk berbelanja baik barang maupun sekedar cuci mata. Ada banyak pasar tradisional di sini, semua memiliki ciri khas dan peruntukan masing-masing. Kebanyakan pasar tersebut malah sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Ada juga sih yang sudah dikembangkan sesuai perkembangan zaman.

Pasar Banjarsari  Segala ada

Diantara banyak pasar tradisional, pasar Banjarsari yang terletak di jalan Hasanudin adalah yang paling lengkap. Ada pasar tradisionalnya yang menjual barang keperluan sehari-hari, ada juga pasar moderen nya yang punya bioskop dan KFC. Iya, di Pekalongan ada KFC ya hahhaa…apakah ini tanda jika sebuah kota tidak terlalu ndeso?

Pasar banjarsari Pekalongan
depan pasar Banjarsari

Aku sering mendengar istilah pasar Sentiling sewaktu kecil. Iya, nama lain pasar Banjarsari adalah pasar sentiling. Tapi, kata ibuku…pamali menyebut nama sentiling. Lhah, emang kenapa? Konon, pasar Banjarsari masih ada kaitan dengan Dewi Lanjar. Siapa itu? beliau adalah penguasa laut utara dalam cerita orang Pekalongan yang sudah menyebar dari zaman para simbah. Kata ibu, kalau kita ke pasar itu dengan fikiran kosong maka bisa tersesat. Berputar-putar saja tidak menemukan pintu keluar.

Mall borobudur pekalongan
Mall Borobudur

Anak Pekalongan generasi milenial mungkin lebih mengenal nama Borobudur untuk tempat ini. sejak dibangun pasar modern dengan departemen store Borobudur (kira-kira awal tahun 2000an), pasar Banjarsari semakin ramai. Baru sekali aku nonton di bioskopnya yaitu Borobudur cinema. Kalau KFC nya malah belum pernah nyoba hahaha. Jangan nyari starbak ya, jeko aja belum ada kok.

Pasar Senggol Untuk Barang Antik

Mencari barang bekas baik elektonik, furniture, bahkan pecah belah…ya di pasar senggol saja. Dulu aku ikut ibu beli radio AM merek national di pasar senggol. Iya, radio AM…bukan FM. Pasar senggol sekarang sudah direvitalisasi dan berada di daerah Kuripan Pekalongan selatan.

Mungkin masyarakat sudah mulai beralih untuk mencari barang bekas secara online, semoga ngga begitu banget kalau di Pekalongan. Yang menarik dari pasar Senggol adalah barang antiknya yang sangat beragam. Mau cari kamera retro, piring keramik, lampu jadul, radio jadul, lengkap ya.

Jual Kaset jadul pasar senggol pekalongan
kaset jadul

Kenapa disebut pasar senggol? Mungkin karena dulunya orang-orang saling bersenggol di pasar ini. kalau lihat pasar barang bekas di daerah Jatinegara Jakarta yang ngampar di pinggir jalan itu…ya pasar senggol Pekalongan lebih rapih lah. Kamu bisa terhindar dari terik matahari dan hujan saat asik memilih barang antik.

Pasar senggol pekalongan
beraneka barang antik

Pasar Sorogenen Untuk Pecinta Burung

Berbeda dengan dua pasar yang saya sebutkan sebelumnya, Sorogenen sebenarnya bukan pasar. Tapi, tempat berkumpulnya para penjual maupun pecinta burung. Eh bukannya pengertian pasar memang tempat bertemunya pembeli dan penjual ya kan? jadi, bisa lah Sorogenen kita sebut sebagai pasar.

Di siang hari, Sorogenen yang terletak tak jauh dari alun-alun kota Pekalongan ini adalah lapangan dengan tenda-tenda penjaja kuliner khas Pekalongan di pinggirnya. Jika matahari mulai turun dan teletubbies berpamitan, lapangan ini berubah menjadi pasar burung yang meriah. Sering ada perlombaan lho di pasar burung sorogenen.

Pasar Grosir Batik Setono

Hmm kalau pasar grosir batik setono sih sudah sangat terkenal di seantero nusantara. Setiap ada teman yang menanyakan dimana tempat membeli batik, maka saya akan merekomendasikan pasar grosir batik setono yang lokasinya pas di pinggir jalan pantura. Ada puluhan kios dari berbagai merek di sini. Mau cari batik model apa, corak apa, bahkan tenun juga ada lho. Mau beli satuan, kodian…monggo.

pasar-setono-grosir-batik
pasar grosir batik setono

Sejarahnya sih dulu tempat ini adalah pabrik kain, tapi karena daya beli yang makin menurun akhirnya dijadikan grosir batik. Asal kamu tahu, sebelum Indonesia merdeka…Pekalongan adalah suplier kain yang sangat besar. Bahkan, harga kain mori (kain putih belum ada motif) ditentukan di Pekalongan lho standarnya.

Pasar tradisional Pekalongan
suasana di pasar tradisional

Sejauh ini, aku nyaman dengan kondisi pasar seperti yang ada sekarang. Bahkan merasa kalau mall belum penting-penting amat. Kalau dilihat dari sudut pandang ekonomi, mall dirasa bisa dibangun lebih besar lagi di Pekalongan. Tapi kalau dari sosio kultural warganya…saat ini belum lah. Mungkin beda cerita 10-15 tahun lagi saat generasi milenial mulai belanja bulanan untuk keluarganya dan mencari barang-barang merek internasional.

tulisan: Inayah| Foto: Irkham

6 Comments

  1. Sedang akan dibangun, Pasar Ikan di Pekalongan utara (+_+)

    1. apa ini revitalisasi pelelangan ikan? semoga jualan lobsterd yak. hahaha mesakno deket laut ga pernah makan lobster

  2. Siji maneh pasar tiban ,karo pasar kget lg rame2 nya ini

    1. ahahaha next topik pasar tiban

  3. Klo percontohan pasar sehat, Pasar Podisugih yg dekat Lap Mataram tuuh..

    1. aku malah belum pernah masuk, pasar sehat…? jadi penasaran

Leave a Reply

Required fields are marked*