fenomena pawai di pekalongan
Pekalongan, wisata Pekalongan

hunting batik di Central Market Kuala Lumpur sebelum ke Pekan Batik Nusantara 2017

Suasana hatiku di hari batik 2 Oktober 2017 ini seperti motif batik buketan, banyak warna dan bunga. I’m happy and I know it, bahagia kita yang tentukan. Ketika pagi-pagi banyak yang share info promo terkait hari batik, aku malah jadi keinget kalau minggu ini bakal ada event tahunan pekan batik nusantara di Pekalongan dan inget juga serunya iseng hunting batik di Central Market Kuala Lumpur.

Ada batik di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur hujan lebat sore itu, sungguh beda dengan kondisi di Pekalongan yang sedang terik-teriknya. Aku menerobos gerimis menuju central market atau pasar seni. Niatnya sih cuma ngabisin waktu sabtu sore saja sambil nunggu gelapnya malam minggu.
Central market kuala lumpur
Hanya beberapa langkah dari pintu utama central market, mataku langsung dikagetkan dengan kemunculan deretan kemeja batik. Ini menarik, aku jadi iseng pengen cek harga batik di Malaysia. Aku juga tertarik cek label yang nempel di setiap produk, kali saja ada batik Pekalongan.

Toko Batik di Central Market Kuala Lumpur

Orang Indonesia mungkin lebih kenal dengan pasar seni ketimbang central market. Pasar yang cukup besar di Kuala Lumpur ini sudah ada sejak 1868 lho. Bayangkan, saat itu Budi Utomo saja belum lahir di Indonesia. Tapi jangan salah, pasar-pasar di Indonesia juga sudah ada kok jaman itu.

Central Market itu tempatnya beli gantungan kunci sama miniatur petronas, hahaha. Intinya sih segala macam oleh-oleh khas Malaysia ada disana termasuk aneka jajan bergambar Upin Ipin. Aku sih sama sekali nggak tertarik, apalagi dengan kaos I love KL yang mahal tapi nerawang itu.

batik-tulis-central-market

di toko-toko yang menjual gantungan kunci itu ternyata juga menyediakan oleh-oleh dari Negara tetangga baik Thailand maupun Indonesia. Yaps, tas dan dompet batik atau kain batik yang belum dijahit ada lho. Bahkan ada toko yang khusus menjual batik, misalnya saja toko batik nusantara dan kampung batik.

Harga batik di central market

Salah satu kain batik tulis yang aku jembreng ternyata made in Indonesia. Harganya sih jangan ditanya ya, bisa 2-3 kali lipatnya kalau beli di pasar grosir Setono. Buat patokan saja sih, di toko yang aku survey harga batik paling murah adalah 29 RM. Harga segitu kalau dirupiahin sudah hampir 100ribu lho, tapi baru dapat batik printing.

batik-tulis-central-market

Kalau kamu tertarik beli dress atau yang ada aksen batik cap dikit-dikit, siapkan budget di atas 50RM. Merek-merek batik terkenal di Indonesia sih nggak ada gerainya di central market pas aku kesana. Meski begitu, koleksinya termasuk lengkap.

Bazar batik Pekan Batik Nusantara 2017

Hunting batik di kuala lumpur sih sekedar isneg ya, ngapain jauh-jauh kalau di kota sendiri ada. Tahun lalu aku belanja kain batik pas datang ke event pekan batik Nusantara yang berpusat di kawasan Jetayu. Ya harganya lumayan sih, beda dikit dan nawarnya ngga perlu lama-lama. Daripada muterin pasar atau malah muterin kampung batik, mending langsung ke jetayu saja karena merek-merek batik yang terkenal ada semua.

kawasan jetayu pekalongan

Ngga yakin deh bisa tahan ngga belanja kalau kesana. Selain batik, barang kerajinan lain seperti tenun juga ada. Perabot dapur berbahan kayu, mainan tradisional, memanjakan hasrat belanja banget.

Ada apa di pekan batik nusantara

Selama ini aku tahunya pekan batik itu ya bazaar dan karnaval batik. Ternyata sebenarnya agendanya banyak, termasuk pengenalan budaya dan aneka perlombaan. Upaya pembuktian bahwa Pekalongan layak dengan predikat kota kreatif dunia yang diberikan Unesco.
Batik tulis failasuf pekalongan
Kalau kamu mau tahu ada apa saja di Pekan batik Nusantara 2017, silakan cek di website resminya saja ya >> http://www.pekanbatiknusantara.com/2017/09/pekan-batik-pekalongan-2017.html.

Bangga berbatik asli Indonesia, nggak peduli belinya di Malaysia atau di Pekalongan. Gimana, setuju ngga?

2 Comments

  1. Kalau ke Pasar Seni, aku lebih “suka” belanjanya yang di bagian luar, di emperan. Lebih terjangkau hahaha. Tapi aku suka konsep pasar seni ini, nyaman, rapi dan seger mata kalo ke sana.

    1. karena ujan, aku ga eksplor emperan deh

Leave a Reply

Required fields are marked*