Heritage, Pekalongan, sejarah, wisata Pekalongan

Kembali ke Masa Lampau Melalui Pintu Dalem Pekalongan

Tiga hari sebelum ramadhan tiba, suasana pasar Banjarsari kota Pekalongan lebih ramai dari biasanya. Semenjak pasar ini terbakar, pedagang menyebar di sekitar bekas lokasi Sentiling ini. Teriknya matahari membuatku menyingkir sebentar dari pengapnya aroma bumbu dapur. Sepertinya jalan belimbing yang lengang menarik untuk dinikmati. Sejenak aku berhenti saat berada di pertigaan samping gereja Santo Petrus. Inilah pintu dalem yang sudah …

Continue Reading
ngetrip brug loji pekalonganHeritage, Pekalongan, Traveling, wisata Pekalongan

Ngetrip ke Pekalongan Harus ke Brug Loji

Setiap mendengar kata loji, aku pasti terbayang freemansory dan iluminati. Dulu aku sempat berpikir mana mungkin di Pekalongan ada freemansory, mungkin loji di sini beda arti. Tahun lalu saat aku membaca buku Pekalongan yang (tak) Terlupakan, barulah misteri jembatan loji sedikit terpecahkan. Benar, lodge brug buatan Belanda yang sekarang menjadi cagar budaya di Pekalongan ini memang ada hubungan dengan gerakan …

Continue Reading
limun-oriental-cap-nyonyaFood, Heritage, Kuliner, Oleh-oleh, Traveling, wisata Pekalongan

Ternyata Limun Oriental Cap Nyonya Sudah Ada Sejak 1923

Tak semua orang Pekalongan pernah meminum limun oriental, apalagi yang merupakan rakyat jelata semacam simbahku. Dulu, hanya kalangan priyayi yang menyajikan limun di mejanya terutama sata lebaran tiba. Siang itu Pekalongan sangat panas, aku memilih duduk di tepian taman batik depan Museum. Lama tidak sketching, kebetulan ada objek menarik yaitu bekas kantor gula pulau Jawa yang sekarang menjadi museum batik. …

Continue Reading