balon syawalan di Pekalongan
Daily life, Pekalongan, syawalan, Traveling, wisata Pekalongan

Pro Kontra Tradisi Balon Syawalan di Pekalongan

Topik paling sensitif di Pekalongan usai lebaran 2017 adalah soal balon. Iya, kamu nggak salah baca kok. Coba deh posting saja foto balon udara syawalan ke social media dengan sedikit bumbu drama, pasti deh bakal rame karena jadi pro kontra haha. Tradisi balon syawalan itu sudah ada sejak jaman baheula, bukan hal baru dan kekinian. Lalu kenapa sekarang jadi heboh? Karena eh karena keberadaan balon udara menimbulkan gangguan keamanan baik di darat maupun  udara.

Tentang tradisi balon syawalan

Setauku jaman kecil sih, tiap seminggu setelah lebaran idul fitri ada tradisi syawalan. Orang-orang pada mengarah ke tempat wisata. Di daerah utara atau sebagian besar yang masuk kota Pekalongan, banyak banget balon berterbangan. Balonnya kecil-kecil tapi ada petasan di ekornya. Balon ukuran besar biasanya ngga banyak.

Ternyata tradisi menerbangkan balon saat lebaran syawalan sudah ada sejak lama dan merupakan akulturasi budaya masyarakat keturunan Eropa, Tionghoa, dan tentunya pribumi. Balon udara segede gaban mengingatkan kita pada balon di Turki, ya…tradisi ini dibawa oleh masyarakat keturunan londo. Kalau petasan yang diikat pada balon itu tradisi tionghoa. Nyatanya dari jaman tersebut hingga sekarang, tradisi menerbangkan balon syawalan amsih bertahan.

Oiya, beberapa waktu lalu ada iklan sirup edisi Ramadan yang bertema balon udara syawalan. Itu bukan di Pekalongan, tapi di Wonosobo. Di Wonosobo juga sama tradisinya seperti di Pekalongan dalam hal perayaan syawalan.

Mengapa Balon Syawalan Berbahaya?

balon syawalan pekalongan
balon syawalan pekalongan

Balon berbahaya untuk penerbangan pesawat

Balon syawalan itu ngga pakai remote control atau awak di dalamnya. Lepas begitu saja entah jatuh dimana juga ngga diketahui. Ini yang bikin ngeri lho. Yang dilarang itu bukan tradisinya kok gaes, tapi tindakan yang membahayakan di dalamnya. Balon kalian itu yang diameternya bisa muat lemari baju kalau nyangkut di pesawat fatal akibatnya. Mesin pesawat bisa mati mendadak bahkan meledak. Kemudian ada yang komentar begini,

“selama syawalan jangan lewat atas Pekalongan dulu, atau pesawatnya libur”.

Hehe, ngajak becanda nih. Jika kalian berpikir bahwa pesawat itu jalannya bebas kemana saja dan nggak ada jalurnya…coba cari tahu deh. Memang ya, pesawat jalannya di udara bebas…nggak ada palang kereta, nggak ada batas kiri kanan. Itu kelihatannya saja secara kasat mata sebagai orang awam. Aslinya, setiap pesawat sudah punya jalur masing-masing biar ngga tabrakan atau nabrak sesuatu. Kalau mau ganti jalur juga ngga semau-mau gitu aja kayak kita naik motor atau mobil.

Balon yang disertai petasan bisa menimbulkan kebakaran

Emang seru ya main petasan, saya akui sih. Tapi kalau kita tidak bisa mengendalikan petasan tersebut lalu membahayakan orang lain bagaimana? Kasus ledakan petasan yang menyertai balon udara syawalan sehingga menimbulkan korban luka dan kebakaran sudah dianggap lumrah saking seringnya terjadi. Tapi masa mau begini terus sih?

Solusi masalah balon syawalan

Karena gunjang-ganjing di masyarakat Pekalongan terkait topic balon makin panas, beberapa hari lalu sebelum aku tulis postingan ini…pemkot ngasih wacana. Iya, ini masih wacana saja bahwa nantinya aka nada festival balon tahunan yang diadakan secara resmi. Kayak di Wonosobo gitu, tapi mungkin ini bakal jadi pro kontra lagi jika festivalnya ngga dilakuin pas syawalan. Karena begini lho, syawalan adalah balon dan petasan. Itu intinya.

Renungan balon syawalan

Dulu, jaman simbah-simbah kita merayakan syawalan mungkin lalu lintas pesawat tidak seperti sekarang yang padat merayap. Pun dengan pemukiman penduduk, bisa jadi Pekalongan masih lebih luas sawah dibanding perumahan. Ini bisa jadi jawaban untuk kalian yang bertanya mengapa balon dibuat heboh sekarang, dulu-dulu boleh-boleh saja.

Sebenarnya, larangan untuk menerbangkan balon sudah ada sejak lama. Tapi, sekarang kan eranya lebih terbuka. Upaya penindakan oleh aparat dan sosialisasi jadi kelihatan semua. Kalau sudah ada aturan bahkan surat resmi dari otoritas penerbangan lalu aparat diam saja, kan juga ngga benar namanya.

Jangan tinggalkan logika kita saat bertindak, ajak hati nurani saat berpikir. Pakai emosi dan melanjutkan pro kontra balon syawalan tidak akan menyelesaikan masalah.

sumber gambar: Radar Pekalongan edisi cetak 5 Agustus 2014 & Suaramerdeka.com

16 Comments

  1. Setujuuuh… Selalu pakai logika dan hati.. Juga biasakan melihat dari ‘kacamata orang lain’ jgn hanya sesuai kepentingan diri sendiri saja.. Itu saja sih komenku..mudah2an g menimbulkan pro kontra.. *lhah..siape eluu?? Hihi…

    1. hahha..ini komentar selow. betul, tidak ada larangan atau fatwa haram *hahaha…hanya pembatasan. dan pembatasan ini terjadi juga bukan karena asal-asalan sematan, pasti pihak yang mengeluarkan aturan lebih paham

  2. Menurut pengamatan teman-teman, ketiggian balon pekalongan tidak nyampai ke jalur pesawat karna balon pekalongan tidak ada pengapian. Yang dilarang itu BALON YANG ADA PENGAPIAN (baca dikasih tabung gas) karna tidak terkontrol ketinggiannya hingga bisa nyebrang jalur pesawat. Jelas balon pekalongan hanya pakai asap panas, kalo sudah dingin ya dia turun terlebih lagi Balon Udara Pekalongan banyak yang pakai kertas gal ini jelas memiliki massa jenis yang lebih berat dari plastik sehingga balon bisa cepat turun.
    Perihal petasan itu hanya masalah teknis perhitungan si pembuat saja, kalau hitungannya tepat petasan bisa meledak di langit tidak jatuh kebawah. Bahaya ? Biasa saja karna semua hal mempunyai resiko tinggal manajemen resikonya kita dikuatkan.
    Monggo yang tidak sependapat dengan uraian saya bisa lanjut diskusi tatap muka secara langsung.

    Salam Cinta Pekalongan

    1. jadi, laporan para pilot yang menemukan balon-balon di langit Pekalongan itu hoax? pengalihan isu? atau balon dari daerah lain? memang sih perlu adanya diskusi bareng antara tokoh masyarakat dan otoritas penerbangan agar smeua jadi jelas.

      1. Balon yang bagaimana dulu dan diwilayah mana ? Send pict
        Kalo cuma liat dari bawah juga bisa liat pesawat dan balon tapi atas bawah beda jauh.

        Tahun depan sedan diupayakan dibuat festivalnya bersama Airnav yg pantau.

        1. yang mengeluarkan aturan bukan warga awam, tapi dari pihak berwenang. tentunya semua berdasar. tulisna ini bukan untuk kontra lho ya, tapi biar berpikir bareng tanpa ada penyataan2 konyol.

          soal festival, sudah saya tuliskan kok di dalam postingan ini

  3. post ini membuat pikiranku terbuka, yeay or no….sebuah pilihan yang sulit. Namun, jika bisa duduk bersama dengan melibatkan pihak terkait akan lebih baik lagi. Walaupun terkadang keputusan akhirnya agak gamang.

    1. iya, yang penting Pekalongan ndak rusuh karena perkara balon ahhaa. wong kalongan iku ga ngeyelan kok, asal bisa dirembug mesti beres

  4. Ini sebetulnya emang betul menganggu lalin pesawat di udara. tapi jika berkomunikasi dengan pihak bandara bisa lah

    1. dan perlu sosialisasi ke masyarakat lebih awal

  5. aku lebih mupeng naek balon udara di cappadocia 😀

    kemaren sempat baca berita tentang balon ini karena katanya bisa ganggu penerbangan.

    1. hhhha sama dong

  6. seru juga kalau diadain rutin dan serentak. dan yang paling penting resmi gitu biar terjamin aman. acara gini bisa menarik wisatawan karna unik

    1. iya, wacananya begitu nantinya

  7. Nah akhirnya bisa baca insight dari orang Pekalongannya. Kemarin sepertinya seru banget perdebatan di media. Salam kenal mbak Inayah

    1. iya,,,terima kasih juga sudah berkunjung

Leave a Reply

Required fields are marked*