garang asem mbak Dur Pekalongan
Food, Pekalongan

Warung Makan Enak Dekat Stasiun Pekalongan

Warung Makan Enak Dekat Stasiun Pekalongan – Salah satu kebahagiaan hari ini adalah sudah mengantongi 3 tiket pulang pergi Pekalongan-Jakarta untuk mengisi jatah libur tanggal merah bulan depan. Kalau banyak tanggal merah begini, aku memprioritaskan pulang ke kampung halaman di Pekalongan. Kereta adalah moda transportasi andalanku sejak kuliah hingga merantau. Stasiun Pekalongan selalu menjadi tempat persinggahan sebelum berganti  suasana kampung  dan perantauan maupun sebaliknya. Sekarang stasiun sudah berbeda, tidak ada lagi pedagang makanan berkeliaran. Tidak hanya dikeretanya, stasiun juga sudah steril dari warung. Hemm…enak sih jadi rapih, tapi repot juga kalau turun dari kereta masih maam tapi perut kelaparan. Tenang saja, meski di dalam area stasiun sudah tidak ada lagi warung makan seperti dulu…di sekitar stasiun Pekalongan ada banyak warung makan enak dan merakyat.

garang asem mbak Dur Pekalongan

Warung Megono Bu Rohyati Depan Stasiun

Jika dari arah Jakarta, aku suka mengambil rute kereta yang malam hari. Sepulang kerja ke stasiun agar smapai di Pekalongan dini hari atau menjelang subuh. Sering lho, pas smapai Pekalongan perut lapar tak karuan. Mungkin karena malamnya cuma snacking di kereta. Nunggu jam sarapan nanti di rumah kelamaan, mending langsung isi perut sesampainya di stasiun Pekalongan.

Tak perlu jauh, tepat di pintu keluar stasiun, ada warung emperan yang buka dagangan malam hingga pagi. Lokasinya benar-benar di ngemper di depan ruko gitu dengan meja dan kursi kayu. Teh melati khas Pekalongan yang hangat menenangkan perut di pagi buta.

Yang menarik, beberapa kali aku makan di warung megono bu Rohyati ini, ada tulisan tangan di lemari etalase lauknya begini:

Warung bu rohyati depan stasiun pekalongan

PLEASE RATE AND REVIEW US, ON GOOGLE MAPS/FOURSQUARE

‘’RM. Bu Rohyati Spesial Pedas”

Dulu pertama kali melihatnya aku tertawa saja. Alih-alih menggunakan sticker dari google itu, ini memakai kertas sobekan kecil…yang penting pesannya tersampaikan.

Di sini nggak cuma ada nasi megono yang merupakan menu khas Pekalongan lho. Ada pecak panggang, lodeh nangka, sayur, dan makanan lain yang pedasnya nampol. Meski tersaji malam hari, tenang saja…semuanya hangat dan segar.

Jadi dimana sih warungnya? Kalau kamu keluar stasiun Pekalongan, tepat di kanan gerbang. Disitu banyak mangkal tukang becak dan tukang ojek. Nah, misal kamu menginap di hotel Horison atau Santika…pas banget di depannya.

Soal harga, warung bu Rohyati pakai rate Pekalongan kok. Meski kamu cewek sendirian malam-malam…ngga dikerjain pakai harga selangit.

Warung Mbak Dur Gajah Mada

Kalau bu Rohyati spesial pedas dan buka di malam hari, mbak Dur ini spesial garang asep dan soto tauto yang beroperasi siang hari. Cocoklah kalau mau berangkat pakai kereta sore, makan siang di mbak Dur dulu.

Soto tauto pekalongan

Makanan khas Pekalongan seperti pecak panggang, megono, soto tauto, dan garang asem siap memanjakan lidah. Setiap hari, warung ini ramai lho. Selain karena rasanya yang enak, lokasinya juga strategis. Terletak di jalan gajah mada yang selalu ramai baik itu oleh lalu lintas pantura maupun warga lokal dan hanya beberapa langkah saja ke pintu masuk stasiun pekalongan.

Pecak panggang pekalongan

Aku sempat bingung ketika memesan garang asem, tapi yang datang hidangan  berkuah hitam mirip rawon. Inilah garang asem versi Pekalongan, rawon diberi belimbing wuluh. Jika di tempat lain garang asem adalah ayam berbungkus daun pisang, beginilah wujudnya di kota batik.

Warung Makan Pantura

Dua warung yang aku ceritakan ini semuanya berada di jalur Pantura arah Jakarta. Jadi kalau suatu saat kamu lewat daerah sekitaran jalan gajah mada Pekalongan…bisa dicoba. Ada banyak warung makan enak sebenarnya, tapi yang sudah jadi langganan tiap pulang atau pergi dari stasiun Pekalongan ya mbak Dur dan Bu Rohyati. Kalau nggak mau makan berat, ada Purimas yang merupakan toko roti dan kue legendaris. Lokasinya dekat warung mbak Dur, tapi hanya buka pagi hingga petang ya.

Punya rekomendasi lain soal warung makan enak dekat stasiun Pekalongan? Atau stasiun lain deh…Jatinegara, Senen, Gambir, Gubeng, Pasar turi, Bandung…soalnya aku sering pakai kereta kemana-mana.

15 Comments

  1. Aduh jadi pengen balik. Eh tapi ndak pernah nyoba lho selama balik ke Pekalongan, jajan di deket stasiun. Paling mentok jajan di purimas doang hehe

    1. Kamu deket sih rumahnya haha, kalau aku keburu laper

  2. Aku ketagihan makan tauto Pekalongan. Enak banget…

    1. Ayo dolan lagi mba Ika

  3. Warung kayak gini nih yang aku suka. Selain murah (gak kayak resto di mall), rasanya pasti otentik. Slruppp pas banget aku baca postingan ini kala lapar

    1. Iya doong,,tapi kalau sendirian dan bukan warga lokal takut dimahalin ngga sih?

  4. Lho..warungnya sblh kanan gerbang to?? Kirain sebelah kiri gerbang keluar..hehe..

    1. Kalau lihatnya dari jalan…kanan. Kalau dari dalam stasiun kiri hehe. Tenang, cuma ada satu ko bu Rohyati hehe

  5. Tapi saya taunya juga garang asem itu kuahnya hitam. Saya suka tuh garang asam kalau bumbunya pas 🙂

  6. Warungnya melek internet banget ya. Ha..ha… wajib dicatet nih, karena Bolangku minta main ke Pekalongan liburan ntar 🙂 TFS dek 🙂

  7. Lalu kamu udah kasih rate lum di Warungnya si mbok 😀

  8. Nama makanannya unik dan aku belum pernah nyobain karena belum pernah menyinggahi Pekalongan. Nasi megono sering dengar tapi belum pernah nyobain juga. Kapan yach bisa ke Pekalongan hiksss..

    1. Kapan kapan kalo lewat sini musti coba

  9. Yang sebelah kiri stasiun kemarin punya Bu Rohyati bukan Nay? Kok yang jaga bapak-bapak. Apa suaminya ya? Hebat ya minta direview di Google segala, namanya sekarang era digital. Cari info mobile aja.
    Tahu ada toko roti, aku mampir dah secara aku penggemar aneka roti. Next time moga moga mampir ke Purimas.

Leave a Reply

Required fields are marked*