kampung batik pesindon pekalongan
Pekalongan, Traveling, wisata Pekalongan

Jadi Turis Di Kampung Batik Pesindon Pekalongan

Meksipun aku orang Pekalongan, jujur saja pengalaman hari kamis kemarin adalah yang pertama kalinya lho menjejak kaki di kampung batik Pesindon. Rasanya aneh, menjadi turis di kota sendiri tapi ya nyatanya memang seperti itu dan harus demikian. Aku kebetulan gabung di famtrip dalam rangkaian acara Pekan batik nusantara Pekalongan 2017, salah satu agendanya adalah wisata ke Pesindon.

Pesindon Itu Di Hayam Wuruk

Jalan Hayam Wuruk Pekalongan bukanlah ruas jalan yang asing. Ini termasuk jalan yang paling sering aku lewati kalau kemana-mana. Ya namanya juga jalur Pantura dan jalur utama kota. Seingatku, Hayam wuruk itu yang banyak counter hape. Ternyata kampung wisata batik Pesindon itu ya di jalan hayam wuruk.

Kalau dari sisi adiministratif pemerintahan, Pesindon merupakan bagian dari kelurahan Kergon kota Pekalongan. Kota lho ya, bukan kabupaten hehhee. Tetangga kampungnya adalah kampung batik Kauman, yang juga sudah ngehits kemana-mana.

Mural Batik

Jaman aku sekolah, rasanya kampung ini belum ada. Maksudnya kampung wisatanya ya, kalau pembatiknya ya sudah ada sejak jaman baheula. Dari gerbang utama yang terletak persis di deretan ruko Hayam wuruk, aku disambut dinding berlukiskan mural batik. Rasanya pengen langsung foto-foto deh, tapi tujuan utama pagi itu kan mau ke pranggok batik.
kampung batik pesindon

Tembok bermural lucu-lucu ini belum lama kok hadir di Pesindon dan Kauman. Ini hal sederhana yang bisa menarik perhatian lho, hahhaha kan sekarang jamannya visual banget. Apalagi kalau muralnya dibuat 3D, ah tapi sekedar mural artistic layak upload Instagram juga cukup.

Ada Information Center Batik di Pesindon

Tak jauh dari jalan utama, rombongan famtrip berhenti pada sebuah rumah model klasik khas Pekalongan. Itu lho rumah yang pintunya banyak, punya teras memanjang dan ada tiangnya. Awalnya kupikir mau dibawa ke showroom, ternyata tujuan pertama pagi itu adalah Information Center kampung wisata batik Pesindon.
kampung batik pesindon
Meski bukan showroom, tapi disana kita bisa belajar mbatik juga lho. Tentunya dengan diberi penjelasan ‘ilmiah’ mengenai setiap prosesnya. Kalau kamu mau cari info soal batik, minta brosur-brosurnya saja. Sambil mendengarkan dengan saksama di dalam ruangan, aku ikutan mewarnai kain batik juga. Proses nyolet namanya, kalau Bahasa orang awam ngelukis kali ya.

33 Showroom Batik Siap dimasuki

Berdasarkan informasi dari guide rombongan, ada 33 showroom di kampung batik Pesindon. Nggak hanya jualan, kita juga bisa melihat dapur produksi atau yang dikenal dengan istilah Pranggok batik. Showroom yang kami datangi adalah ‘batik larisa’, lumayan lama lho disana.

Semua peserta famtrip nampak antusias melihat proses pembuatan batik tulis dan cap di batik Larisa. Yang paling menarik perhatian adalah proses pemukulan kain yang sudah diberi lilin. Proses membatik lainnya pernah aku lihat waktu di kampung batik Wiradesa.
batik cap
Aku ngga ikutan belanja apa-apa di batik larisa, alasannya karena ngga mau repot bawa-bawa belanjaan sembari famtrip ehehhe. Lain waktu aku bakal balik lagi ke kampung wisata batik Pesindon, bukan hanya sekedar untuk hunting Foto tentunya.

Lokasi Kampung Batik Pesindon

Jika kamu dari arah Jakarta, pas banget ya soalnya gerbang kampung batik Pesindon itu di sebelah kiri jalur Pantura. Mobil bisa masuk kok, jadi tenang saja kalau kamu nggak amu kepanasan sambil nyari batik. Biar lebih jelas, ini maps kampung wisata batik Pesindon Pekalongan.


Menyenangkan sekali bisa jadi turis gara-gara ikut famtrip Pekan batik Nusantara di Pekalongan. Aku saja yang warga Pekalongan merasa teredukasi, gimana peserta lain yang mungkin baru pertama kali main ke pranggok batik. Semoga bikin kami makin mencintai warisan nenek moyang ini, menghargainya dengan tidak sembarang membeli batik ‘palsu’. Hidup batik asli, Hidup batik Pekalongan, Hidupku butuh kamu!!!

10 Comments

  1. Kl ke kampung batik gini, aku suka kalaf hihihihi, abis kadang harganya suka lebih murah & variasi model batiknya lbh banyak.. sayangnya blm pernah ke Pekalongan, jadi kayaknya bisa diagendakan kesini nih buat liat2 batik 😀

    1. iya,,,harus main

  2. aku pernah juga jadi peserta fam trip di kota sendiri.. seru-seru aja.. hahah yang serunya karena kita kayak nemenin tamu dari luar.

    1. iya jadinya malah kayak guide wkwkkw

  3. Kalo kesininya nggak dalam rombongan besar misal cuma berdua gitu gapapa kah mbak? Tetep harus melewati guide?

    1. bisa mba, ga harus pake guide kok

  4. Bagus, ada pusat informasi. jadi ingin membandingkan dengan kampung batik di kota sebelah 😉

    1. sudah kubandingkan kemarin…hahaha tunggu ceritanya

  5. Turis lokal warna gelap yak, kena panas dikit langsung ngeluh :v

    1. yoiii hahah gosong

Leave a Reply

Required fields are marked*